Thursday, October 1, 2015

Tips Cara Bijak Mengelola Keuangan Keluarga Anda




Tips untuk mengelolakeuangan keluarga, khususnya arus kas

cara mengelola keuangan keluarga yang benar seperti apa?
Banyak orang mengalami kesulitan dalam mengelola keuangan keluarga, karena kita tidak pernah diberi pelajaran untuk mengelola keuangan. Sebagian besar dari kita belajar mengelola keuangan keluarga dengan melihat dan meniru tindakan orang tua. Kita meniru bagaimana cara orang tua kita menabung, bagaimana cara orang tua kita membelanjakan uang, bagaimana cara orang tua memanfaatkan uang dan lain sebagainya. Sayangnya tidak semua orang tua pandai mengelola keuangan. Kami akan berbagi bagaimana cara mengelola keuangan dengan bijak?
Coba kita telusuri pola penggunaan uang dalam keluarga. Pertanyaan pertama: Ketika Anda mendapat gaji atau penghasilan, apa yang Anda lakukan? Jika Anda bekerja di perusahaan, gaji Anda tentu akan dipotong dengan beberapa potongan dan pajak penghasilan. Setelah potongan tersebut, pendapatan Anda dikemanakan lagi? Nah disini kita seringnya membelanjakan untuk kebutuhan keluarga, membayar utang, membayar cicilan dan jika ada sisa baru ditabung. Dengan pola ini diakui atau tidak, Anda akan mengalami kesulitan untuk menabung atau berinvestasi.
Lalu bagaimana solusinya? cara yang paling bijak adalahmengubah urutan. Tapi Mana mungkin mengubah urutan bisa membuat saya punya tabungan atau investasi.
Pertama kita akan memperoleh pendapatan karena kita bekerja. Pendapatan kita dikenai dengan potongan dan pajak penghasilan. Setelah itu kita harus donasikan, contoh zakat, perpuluhan atau donasi lainnya. Setelah itu langsung investasikan atau tabungkan sesuai dengan rencana keuangan yang sudah dibuat. Jika Anda masih memiliki utang konsumtif, pastikan lunasi terlebih dahulu. Setelah itu terakhir baru untuk pengeluaran rumah tangga.

Kalo pengeluaran rumah tangga tidak cukup, sudah saatnya Anda perlu diet keuangan atau mengencangkan ikat pinggang. Kondisi ini berlangsung dalam periode tertentu, selama masa penyembuhan kesehatan keuangan keluarga.
 Kami menegaskan, bahwa pengencangan ikat pinggang sifatnya sementara. Hal ini disebabkan karena Anda sudah mulai bergerak ke arah memperbanyak sumber pendapatan Anda. Jika boleh meminjam istilah Robert G. Allen, Anda memiliki beberapa sumber pendapatan (multiple streams of income). Darimana saja sumber pendapatan Anda saat ini? Masih dari gaji, bonus saja? Itu namanya pendapatan Anda hanya dari pendapatan aktif. Pendapatan aktif adalah pendapatan karena seseorang bekerja, sederhananya: jika tidak bekerja, ya tidak akan dapat pemasukan
Jadi Anda sudah harus mulai merubah pendapatan aktif menjadi pendapatan portofolio dan/atau pendapatan pasif. Contoh pendapatan portofolio adalah pendapatan dari keuntungan reksa dana, dividen dari investasi saham, keuntungan dari investasi saham dan lainnya. Pendapatan pasif adalah pendapatan karena asset bekerja, contoh royalti musik, royalti menulis buku, keuntungan sewa rumah, keuntungan dari rumah kos, keuntungan dari bisnis waralaba dan lain sebagainya. Selamat Mencoba




No comments:

Post a Comment